Histocraf membahas mengenai Sejarah, Asal usul, Politik, Ekonomi, dan sebagainya. Mari membuat sejarah menjadi lebih baik

Kamis, 24 Maret 2022

Mengenal Lebih Dalam Ungkapan “Banyak Jalan Menuju Roma”

Mungkin kamu pernah mendengar ungkapan seperti judul topik artikel kali ini. Ungkapan ini sangat familiar bahkan sering diucapkan oleh banyak orang, mengingat kalimatnya yang sederhana dan terdengar sangat estetik. Namun, tahukah kamu jika ungkapan yang muncul pertama kali pada masa Kekaisaran Romawi ini memiliki makna yang lain?

Ungkapan ini, umumnya akan diucapkan seseorang ketika menasihati atau mungkin menemui jalan buntu saat tujuannya tidak tercapai. Yep, makna pertama akan berarti ‘untuk meraih sesuatu, kita tak sepatutnya terpaku hanya dalam satu cara atau jalan’. Di makna pertama, kita juga bisa mengambil pesan positif yakni, jangan mudah menyerah dalam meraih tujuan. Ketika satu jalan tertutup, maka akan ada jalan lain yang bisa dicoba dan terbuka lebar

Namun, selain memiliki makna yang motivatif, ada makna lain yang menjadi penyebab munculnya ungkapan ini. Semua bermula, ketika Kekaisaran Romawi mulai membangun infrastruktur untuk menghubungkan wilayah kekuasaannya yang luas. Rencana kekaisaran Romawi untuk mulai menghubungkan wilayahnya, sudah terlihat semenjak abad ketiga sebelum masehi. Romawi gencar membangun jalan-jalan yang bukan hanya terdiri dari jalanan besar namun juga jalan kecil. Selain berfungsi untuk jalur perdagangan, hal ini juga bertujuan untuk mempercepat lajur mobilisasi pasukan dari satu kota ke kota lainnya


Jalan di salah satu desa di Roma, Italia


Pembangunan ini semakin pesat ketika era kepemimpinan Kaisar Augustus penerus Julius Caesar. Kekaisaran Romawi menempatkan kota Roma menjadi pusat dari seluruh jaringan jalan ini. Selain itu, infrastruktur jalan yang dibangun Romawi dikenal memiliki kualitas dan daya tahan yang baik. Campuran utama dari pembuatan jalan ini adalah beton pozzolona yang merupakan campuran dari abu vulkanik dan batu kapur. Tak heran, teknologi Romawi saat itu menjadi salah satu yang terbaik.


Kota Roma menjadi pusat dari seluruh jaringan jalan

Daya tahan dan kualitas jalan yang tak mudah rusak, adalah hal yang diutamakan oleh Kekaisaran sebesar Romawi. Disamping karena wilayahnya yang luas, hal lainnya adalah untuk menghemat anggaran negara terlebih saat itu Romawi sedang gencar melakukan perluasan wilayah kekuasaan. Bersamaan dengan penguasaan perairan terutama laut tengah, maka roda ekonomi Romawi semakin melaju pesat dari bangsa-bangsa lain. Sehingga, kita mengenal istilah “Pax Romana” atau “Roman Peace”.

 

Hai Histocrafian, terimakasih sudah membaca!

 

 

 

 

 

 

 

0 komentar:

Posting Komentar

Cari Blog Ini